Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu HST Dorong Mahasiswa Jadi Agen Perubahan di Era Digital

rapat

Ketua Bawaslu HST, Nurul Huda saat menjadi narasumber pelatihan pada Sabtu (20/6/2025).

Barabai, Bawaslu HST — Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Nurul Huda mendorong mahasiswa untuk mengambil peran lebih besar dalam pembangunan dan penguatan demokrasi di tengah pesatnya perkembangan teknologi informasi. Pesan itu disampaikan saat menjadi narasumber dalam Pelatihan Kader Lanjut (PKL) yang digelar Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Barabai, Sabtu (20/6/2025).

Menurut Nurul, kemajuan teknologi telah mengubah cara masyarakat berinteraksi, memperoleh informasi, hingga berpartisipasi dalam ruang publik. Di sisi lain, perkembangan tersebut juga menghadirkan tantangan berupa penyebaran informasi yang tidak terverifikasi dan rendahnya literasi digital.

"Mahasiswa harus mampu memanfaatkan teknologi sebagai sarana untuk belajar, berinovasi, dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Jangan hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga menjadi pencipta solusi bagi berbagai persoalan sosial," ujarnya.

Ia menilai mahasiswa memiliki posisi strategis sebagai kelompok intelektual yang dapat mendorong perubahan positif di tengah masyarakat. Karena itu, mahasiswa perlu terus meningkatkan kapasitas diri serta mengembangkan pola pikir kritis agar mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman.

Selain berkontribusi dalam pembangunan, mahasiswa juga didorong untuk mengambil bagian dalam penguatan demokrasi. Menurutnya, generasi muda dapat berperan melalui edukasi publik, peningkatan literasi digital, hingga keterlibatan dalam berbagai kegiatan yang mendukung partisipasi masyarakat.

"Mahasiswa adalah agen perubahan. Dengan pengetahuan dan kemampuan yang dimiliki, mereka dapat menjadi penggerak lahirnya masyarakat yang lebih kritis, cerdas, dan peduli terhadap pembangunan maupun demokrasi," katanya.

Melalui forum tersebut, peserta diajak untuk memanfaatkan teknologi secara kreatif, produktif, dan bertanggung jawab. Harapannya, lahir generasi muda yang tidak hanya mampu mengikuti perkembangan zaman, tetapi juga berkontribusi nyata bagi kemajuan daerah dan bangsa.