"Kerja Itu Ibadah", Pesan Mendalam Tausiyah Daring Jumat Sehati Bawaslu HST
|
Barabai, Bawaslu HST- Integritas seorang pengawas pemilu tidak hanya diuji melalui ketegasan di lapangan, tetapi juga bermula dari kedalaman batin dan kualitas spiritualnya. Kesadaran inilah yang mewarnai ruang virtual Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) saat implementasi program Jumat Sehati dengan menggelar tausiyah keagamaan pada Jumat (31/7/2026).
Tausiyah daring yang diikuti dengan penuh khidmat oleh seluruh jajaran pengawas pemilu ini dipimpin langsung oleh Anggota Bawaslu HST, Muhammad Taupik Rahman yang membawakan materi mendalam bertajuk "Cinta dan Hati".
Ia menjabarkan konsep cinta yang paling utama adalah cinta kepada Allah yang diwujudkan lewat kejujuran, sifat amanah, dan menjaga sholat tepat waktu di tengah kesibukan, sehingga pekerjaan menjadi berkah dan hati terasa tenang.
“Sebagai pengawal demokrasi, kita harus senantiasa menghindari segala bentuk perbuatan tercela dan terus berupaya memperbaiki kualitas ibadah kita dari hari ke hari," tegasnya.
Lebih lanjut, Taupik mengajak seluruh pengawas pemilu untuk bersama-sama merefleksikan diri dan meningkatkan kualitas keimanan dalam kehidupan sehari-hari. Ia mengingatkan kembali hakikat utama dari sebuah profesi pengabdian yang acap kali terlupakan akibat tingginya tuntutan rutinitas.
"Kerja itu bukan cuma soal mengejar target dan mendapatkan gaji, tetapi kerja adalah ibadah, dan pusat dari semua ibadah itu ada di dalam hati," tegas Taupik mengakhiri tausiyahnya.