Lompat ke isi utama

Berita

Ngabuburit Pengawasan, Taupik Rahman Ajak Masyarakat Jaga Kualitas demokrasi

rapat

Anggota Bawaslu HST, Muhammad Taupik Rahman saat mengisi Ngabuburit Pengawasan pada Senin 09/03/2026) di Sekretariat Bawaslu HST, Barabai.

Barabai, Bawaslu HST - Anggota Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Muhammad Taupik Rahman mengajak masyarakat untuk menerapkan nilai-nilai puasa Ramadan dalam kehidupan berdemokrasi. Hal ini ia sampaikan dalam kegiatan Ngabuburit Pengawasan bertemakan "Sistem Hukum dan Keadilan Pemilu" pada Senin (09/03/2026) di Sekretariat Bawaslu HST, Barabai.

"Nilai-nilai dalam puasa seperti menahan diri dari perilaku buruk dan berusaha berkata jujur itu dapat kita terapkan dalam menjaga kualitas demokrasi, seperti menolak politik uang dan menahan diri dari ujaran kebencian serta hoaks," paparnya.

Taupik menjelaskan bahwa di era digital seperti sekarang, ujaran kebencian, fitnah, dan berita bohong menyebar lebih cepat daripada fakta. Hal ini dapat merusak kualitas dari demokrasi jika tidak ada pengendalian diri dan tanggung jawab moral dari setiap individu.

"Di sinilah puasa mengajarkan kita untuk menjaga lisan dan jemari, yaitu menahan diri dari komentar bernada kebencian, tidak ikut menyebarkan informasi yang belum jelas kebenarannya, dan menghindari debat kusir yang tidak produktif," jelasnya.

Terakhir, Taupik menekankan nilai-nilai yang diajarkan puasa seperti kejujuran, pengendalian diri, empati, dan komitmen pada kebenaran adalah prasyarat utama bagi terciptanya ruang publik dan demokrasi yang sehat.

"Saya berharap nilai-nilai puasa mengendap dalam sanubari, menjadi karakter, dan pada waktunya menjelma dalam praktik demokrasi yang tidak sekadar berjalan, tetapi bermartabat," harapnya.